Cara atasi gatal pada vagina. HAMPIR setiap wanita pernah merasakan gatal pada area pribadinya. Untuk meredakan rasa gatal yang mengganggu tentu perlu mengetahui penyebabnya. Dengan menghilangkan penyebab gatal maka keluhan pun ikut hilang.
Selalu menjaga kebersihan di area kemaluan adalah faktor terpenting. Jika penyebab gatal adalah karena alergi, maka gatal tersebut bisa disembuhkan dengan menggunakan obat antihistamin. Hubungi dokter untuk meminta resep dan dosis yang tepat.
Hindari faktor-faktor pencetus alergi terjadi, baik itu yang bersifat topikal seperti krim, pembalut, pakaian dalam, sabun maupun yang bersifat sistemik seperti jamu, alkohol, makanan dan obat-obatan tertentu.
Berikut ini beberapa cara untuk mencegah gatal pada vagina seperti yang dilansir dari Buku Pintar Miss V, Cara Cerdas Merawat Organ Intim Wanita karya Fania Burhani.
Ganti pembalut secara teratur
Dengan mengganti pembalut dan membuat area organ iontim Anda tetap kering, bisa menghindari bakteri yang tidak diinginkan, keringatm, dan kelembapan. Pembalut yang basah, kalau dibiarkan saja bisa menyebabkan kulit menjadi merah dan sakit. Sebagian pembalut dibungkus satu-satu, jadi cukup gampang dibawa di tas Anda. BAwa pembalut ekstra ketika menstruasi Anda sedang banyak-banyaknya.
Jaga kebersihan vagina
Gunakan sabun dan pembersih yang lembut dan tidak wangi ketika membersihkan daerah intim Anda. Cukur bulu kemaluan Anda dengan rapi untuk mengurangi kelembapan.
Tahan diri, jangan menggaruk
Waxing seringkali membuat iritasi kulit di sekitar vulva sehingga menyebabkan gatal. Namun, tahan diri Anda untuk menggaruknya. Luka-luka kecil karena garukan malah bisa menyebabkan infeksi kulit.
Pilih pakaian dalam yang tepat
Pilih pakaian dalam yang berbahan dingin dan ukurannya pas. Hindari pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang bisa membuat kulit iritasi.
Lakukan seks sehat
Lindungi diri Anda ketika berhubungan seks dengan menggunakan kondom ketika pasangan Anda sedang menderita penyakit kulit. Infeksi melalui hubungan seks bisa menyebabkan gatal-gatal pada vagina.
Home » Posts filed under kesehatan ibu
Cara atasi gatal pada vagina
cara menyapih anak | asi eksklusif
cara menyapih anak | asi eksklusif , Setelah memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan, bayi masih memerlukan ASI untuk tumbuh kembangnya. Tapi bukan berarti ASI harus diberikan terus-menerus sampai anak tumbuh besar. Lalu kapan waktu terbaik dan bagaimana caranya menyapih anak?
Penyapihan bukanlah suatu hal yang negatif, karena penyapihan tidak berarti melepaskan kedekatan emosional antara ibu dan anaknya. Tapi berusaha untuk menuju hubungan yang lebih tinggi lagi dan tetap mempertahankan kedekatan yang sudah ada antara ibu dan anaknya.
Anak yang disapih sebelum waktunya akan memasuki tahap perkembangan berikutnya dengan cemas dan perasaan tidak siap. Waktu penyapihan setiap anak tidak sama, tergantung dari bagaimana kesiapan anak tersebut.
Seperti dikutip dari The Baby Book karangan William dan Martha Sears, penyapihan yang tepat saat kebutuhan anak untuk mengisap sudah berkurang atau semakin menghilang biasanya antara usia 9 bulan hingga 1,5 tahun.
Namun para dokter dan ahli gizi menyarankan untuk melakukannya saat anak sudah berusia di atas 1 tahun. Karena pada saat itu sebagian besar bayi sudah bisa mengatasi alergi berbagai makanan dan dapat tumbuh dengan makanan penggantinya.
Dr Aditya Suryansyah, Sp.A, dari RSAB Harapan Kita dalam konsultasi detikHealth bahkan mengatakan ASI masih dapat dilakukan atau diberikan hingga 2 tahun.
Bagaimana cara menyapih anak?
Menyapih sebagai tindakan tidak memberikan ASI dan secara bertahap menggantinya dengan makanan lain seperti makanan padat atau susu pengganti.
Ada beberapa tahapan yang bisa membantu memudahkan Anda menyapih anak, seperti dilansir Babycentre, Senin (27/8/2012):
Tahap satu
Biarkan bayi menyusu secara penuh, kemudian tawarkan makanan pendamping ASI dengan porsi kecil. Pada tahap ini, biarkan si anak mencoba rasa dan tekstur baru dari makanan, tapi ia masih mendapatkan sebagian besar nutrisinya dari makanan.
Tahap dua
Setelah anak makan dengan baik, Anda bisa mencoba menyapihnya perlahan-lahan. Mulailah dengan menawarkan makanan dulu sebelum ASI atau mengubah jadwal pemberian ASI.
Proses penyapihan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan secara sengaja tidak memberikan ASI pada jam-jam yang tidak terlalu disukai bayi seperti saat bayi asik bermain. Lalu semakin dikurangi dengan hanya sekali atau dua kali saja menyusui, lama-kelamaan waktu menyusuinya semakin berkurang hingga nantinya bayi mulai terbiasa dengan tidak mengonsumsi ASI.
"Cara yang sering dilakukan untuk menyapih lakukan secara perlahan. Misalnya alihkan perhatian anak saat beberapa menit menetek, secara bertarap-tahap. Jangan memberikan penjelasan yang berlebihan kepada anak karena anak tidak mengerti, dan dapat membuat anak menjadi stres," jelas Dr Aditya Suryansyah, Sp.A.
Tahap tiga
Menawarkan susu pengganti lain selain ASI saat bayi sudah benar-benar bisa lepas dari ASI.
Hal lain yang harus diperhatikan adalah bersiap untuk menghadapi tingkah negatif si kecil seperti marah atau sedih, misalnya dengan mencoba memberinya perhatian lebih dan pengertian secara mudah. Sehingga nantinya anak menjadi mengerti bahwa dirinya harus lepas dari ASI dan mulai mencoba makanan lain.
Dalam proses penyapihan si bayilah yang mencoba untuk melepaskan diri dari ibunya, karena itu waktu penyapihan setiap anak berbeda-beda. Hal ini bisa dilihat dari berkurangnya minat anak untuk mengisap atau menyusui. Usahakan untuk tidak menyapih anak sebelum waktunya.
Jika anak berhasil disapih tepat waktu, maka ada beberapa keuntungan yang didapat seperti lebih mandiri, lebih tertarik pada orang daripada benda-benda, mudah disiplin, jarang marah serta percaya pada orang lain.
cara meningkatkan produksi asi
Cara meningkatkan produksi asi dengan ubi jalar, Ibu-ibu yang sedang menyusui kadang suka terkendala dengan produksi ASI yang menurun. Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI ini, salah satunya adalah dengan konsumsi daun ubi jalar.
Biasanya produksi ASI akan menurun setelah 5 bulan, padahal pemberian ASI Eksklusif harus terus dilaksanakan hingga bayi berusia 6 bulan. Kondisi ini kadang membuat ibu menyusui berhenti memberikan ASI pada bayinya, padahal beberapa makanan tertentu bisa meningkatkan produksi ASI.
"Ubi jalar itu daunnya bisa meningkatkan gizi bayi, karena daunnya ini dapat meningkatkan produksi ASI," ujar Prof dr Ahmad Sulaeman, ahli pangan dari IPB dalam acara Jelajah Gizi Sarihusada di Gunung Kidul, Yogyakarta, Jumat (2/11/2012).
Prof Ahmad menjelaskan ada upaya peningkatan produksi ASI melalui konsumsi daun ubi jalar. Hal ini karena dalam daun tersebut ada zat-zat laktagogum yang bisa meningkatkan produksi ASI. Selain itu di dalam daun ini juga ada kandungan karotenoid dan zat besi.
Diketahui penggunaan daun ubi jalar untuk tingkatkan ASI ini sudah digunakan di beberapa negara, salah satunya di Filipina. Selain daun ubi jalar, bisa juga dikonsumsi daun katuk, daun kelor atau pepaya muda.
Prof Ahmad menuturkan daun ini juga mengandung provitamin A yang tinggi dan protein. Tapi jika ingin mengonsumsinya, sebaiknya pilih yang organik atau tidak menggunakan pestisida, karena jika di daun tersebut ada pestisida dan dimakan oleh ibu yang menyusui, maka zat-zat dari pestisida ini akan masuk ke dalam tubuh bayi.
Diketahui ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi produksi ASI, termasuk kondisi fisik, mental dan emosional. Karenanya tak jarang menemukan ibu yang tidak bisa memberikan ASI ekslusif pada bayinya akibat jumlah ASI yang sedikit.
Namun dengan belajar mengenali tingkat kenyamanan serta menyusun rencana yang baik termasuk mengetahui makanan apa saja yang bisa membantu perbanyak jumlah ASI, maka proses menyusui akan menjadi lebih mudah.
Kiat Hadapi Keluhan Ringan di Awal Kehamilan
Hal penting yang perlu dipahami bahwa semua yang dialami seorang ibu hamil bukanlah sebuah keluhan penyakit, namun karena perubahan fungsi tubuh seorang ibu yang sedang hamil. Kehamilan adalah proses alamiah yang berlangsung sejak awal pembuahan hingga tiba saat persalinan.
Kunjungan pada dokter maupun bidan secara teratur merupakan suatu upaya pemantauan kesehatan dan bukan untuk pengobatan, kecuali bila seorang ibu hamil terdapat penyakit yang menyertai selama kehamilan, misalnya hipertensi, diabetes , penyakit kelainan jantung dan sebagainya.
Keluhan umum yang sering dirasakan oleh ibu hamil pada saat tiga bulan pertama kehamilan antara lain pusing, payudara terasa membesar, kadang nyeri pada perut, badan merasa lemas, keringat dingin, tidak selera makan, mual, merasa mudah lelah, rasa mau pingsan, malas beraktifitas, mood tidak menentu dan kadangkala disertai demam ringan dan keringat dingin. Keluhan yang dirasakan ini tidak selalu sama pada tiap ibu hamil terutama bagi yang sedang hamil pertama kalinya.
Meskipun perubahan tersebut sedikit banyak akan mengganggu aktivitas sehari-hari, namun tidak sebanding dengan kebahagiaan saat kelahiran sang buah hati kelak. Keadaan fisik dan keluhan ringan tersebut erat kaitannya dengan perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil. Tidak perlu cemas dan gelisah, jalani dengan penuh rasa syukur dan berusaha untuk menikmati setiap "bonus kehamilan".
Semua perubahan tersebut adalah proses alamiah sebagai upaya tubuh ibu mempertahankan kehadiran janin dalam kandungan. Apa yang dapat ibu hamil lakukan pada awal kehamilan yang kurang nyaman tersebut?
1. Hindari kelelahan, misalnya bekerja berdiri terlalu lama lebih dari enam jam tanpa istirahat, hindari berada dalam kerumunan yang membuat ibu hamil kekurangan oksigen. Usahakan malam cukup istirahat tidur.
2. Cukupi kebutuhan makan dan minum. Bila masih mual dan muntah makan dalam porsi sedikit tapi sering, tidak harus makan nasi,bisa diganti roti biskuit, buah, sayur,puding, sereal, es krim, susu atau makanan yang bergisi lainnya. Setiap kali muntah segera berusaha untuk makan lagi agar bayi tetap tumbuh sehat.
3. Teratur memeriksakan kehamilan untuk mengontrol kesehatan ibu hamil dan pemantauan keadaan bayi dalam kandungan. Diskusikan dengan dokter dan bidan tentang permasalahan yang dirasakan saat kehamilan agar mendapat petunjuk yang tepat.
4. Menjalin relasi sebanyak-banyaknya dengan sesama ibu hamil atau bergabung dalam kegiatan yang melibatkan para ibu agar bisa saling berbagi pengalaman, membaca buku atau majalah tentang persiapan perawatan bayi, mendengar musik, dan sibukkan diri dengan kegiatan positif untuk memperbaiki suasana hati.
5. Menjalin hubungan harmonis dan saling mendukung antara suami istri dan lingkungan keluarga. Dukungan dan perhatian suami,keluarga dan sahabat akan memberi pengaruh baik bagi janin dalam kandungan dan memberi efek positif bagi persiapan mental seorang ibu yang sedang hamil.
6. Bawa semua keluhan yang dirasakan dengan keikhlasan dalam doa dan ucapan syukur atas kesehatan janin dan anugerah kehamilan.
Waspada Kanker Payudara
Kanker payudara biasanya dimulai pada sel di lobules, kelenjar yang memproduksi susu, atau pada duktus saluran kelenjar susu, saluran yang menghubungkan lobulus ke "puting susu". Jarang terjadi, kanker payudara mulai pada jaringan stromal, termasuk jaringan ikat dari payudara.
Seiring dengan waktu, sel-sel kanker dapat menyebar ke jaringan payudara sehat membuat jalan masuk ke kelenjar getah bening di ketiak, suatu organ kecil yang menyaring benda organ kecil yang menyaring benda asing benda asing dalam tubuh. Jika sel kanker telah meluas ke kelenjar getah bening, maka ini menjadi jalan ke bagian lain dari tubuh.
Kanker payudara selalu disebabkan oleh:
Abnormalitas pada gen (suatu “kesalahan" dalam bahan genetic). Hanya 5-10% dari kenker diwarisi dari ibu atau ayah. Kirakira 90% dari kenker payudara adalah kerena payudara adala karena abnormalitas genetic yang terjadi sebagai hasil dari proses ketuaan dan lainnya.
Seseorang yang terkena penyakit ini harus rela untuk melakukan barbagai macam tes, menjalani rangkaian pemeriksaan dan perawatan yang super intensif.
Semua ini dilakukan agar perkembanagn sel liar kanker dapat diketahui tingkat penyebaran. Inilah yang di sebut dengan "stadium". Stadium tersebut 1 sampa dengan stadium 4 yang pada stadium ini, biasanya payudara sudah harus diangkat.
Stadium 1
Pada stadium ini, benjolan kanker tak lebih dari 2 cm dan tidak dapat terdeteksi dari luar. Perawatan yang sangat sistematis akan diberikan pada kanker stadium ini, tujuannya adalah agar sel kanker tidak dapat menyebar dan tidak berlanjut pada stadium selanjurnya. Pada stadium ini, kemungkinan sembuh total pada pasien adalah 70%.
Stasium 2
Pada stadium ini, kemungkinan sembuh penderita adalah 30-40% tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker. Biasanya besarnya benjolan kanker sudah lebih dari 2 cm bahkan bisa sampai 5 cm dan tingkat penyebarannya pun suda sampai daerah ketiak. Atau bisa juga ukuran kanker sudah mencapai 5 cm tapi belum menyebar kemana-mana. Biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran dan setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.
Stadium 3A
Menurut data dari Depkes, 87% kanker payudara ditemukan pada stadium ini. Benjolan kanker sudah berukuran lebih dari 5 cm dan sudah menyebar ke kelenjar limfa.
Stadium 3B
Kanker sudah menyebar ke seluruh bagian payudara, bahkan mencapai kulit, dinding dada, tulang rusuk dan otot dada. Selain itu juga penyebarannya juga sudah menyerang secara tuntas kelenjar limfa. Jika sudah demikian tiadk ada alternative lain selain pengangkatan payudara.
Stadium 4
Sel-sel kanker sudah merembet menyerang bagian tubuh lainnya, biasanya tulang, paru-paru, hati atau otak. Atau bisa juga menyerang kulit, kelenjar limfa yang ada di dalam batang leher. Sama seperti stadium 3, tindakan yang harus dilakukan adalah pengangkatan payudara.
(sumber: The Green Darmo Hospital Magazine)
Cara cegah Mual Saat Hamil
Dugaan yang menyebabkan mual dan muntah wanita hamil adalah perubahan hormon, kurangnya kualitas nutrisi dan vitamin B-6 dalam wanita tersebut akan memancing rasa mual atau muntah pada ibu hamil. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi suplemen vitamin B-6 sebelum hamil dapat mengurangi bahkan menghlangkan rasa mual saat hamil.Setidaknya minum B kompleks 3-4 bulan sebelum hamil. Jika nutrisi, gizi terpenuhi maka keluhan mual muntah akan berkurang atau tidak muncul.
Rasa mual dan muntah yang berlebihan dalam waktu relatif lama dapat mengakibatkan penurunan berat badan dan kurangnya gizi bagi ibu dan janinnya, sehingga hal ini harus diatasi dengan memberikan vitamin dan asupan gizi yang baik.Disamping itu dapat dilakukan adalah dengan banyak ngemil agar kondisi ibu tetap sehat dan rasa mualnya berkurang.
Mencegah Payudara Bengkak Saat Menyusui
Pada kondisi ini, pembengkakan payudara biasanya disertai pula dengan demam ringan dan bahkan infeksi. Pembengkakan umumnya terjadi selama hari ketiga sampai kelima setelah melahirkan, tetapi bisa juga terjadi setiap saat.
Oleh karena itu, penting untuk mencoba mencegahnya sebelum hal ini benar-benar terjadi. Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk mencegah pembengkakan payudara, seperti dikutip situs womenshealth.gov, salah satu bagian dari Departemen Kesehatan Amerika Serikat yang memfokuskan pada pelayanan kesehatan perempuan :
1. Sering-seringlah menyusui bayi ASI setelah proses persalinan. Biarkan bayi menyusu selama yang dia suka, sepanjang bayi Anda minum ASI dengan baik dan mengisap secara efektif. Dalam minggu-minggu pertama pasca melahirkan, Anda harus membangunkan bayi Anda untuk memberi makan setelah empat jam sejak awal pemberian makanan terakhir.
2. Bekerjasama atau meminta bantuan konsultan laktasi untuk memperbaiki cara menyusui.
3. Menyusui lebih sering pada payudara yang terasa sakit untuk mengeluarkan ASI. Agar payudara tetap bergerak bebas, dan mencegah jangan sampai payudara terlalu penuh.
4. Hindari penggunaan dot yang terlalu berlebihan, dan gunakanlah botol untuk membantu proses pemberian ASI.
5. Pegang payudara dengan tangan secara lembut dan pompalah sedikit ASI untuk melunakkan bagian payudara, areola (daerah gelap di sekitar puting payudara), dan puting sebelum menyusui.
6. Pijatlah payudara secara lembut.
7. Gunakan kompres air dingin di antara waktu menyusui untuk membantu meringankan rasa sakit.
8. Jika Anda harus bekerja, cobalah untuk memompa ASI pada jadwal yang sama ketika Anda memberikan ASI di rumah, atau Anda dapat memompa setidaknya setiap empat jam.
9. Cukup istirahat, nutrisi yang tepat, dan cukupi kebutuhan cairan.
10. Kenakan pakaian yang nyaman dan gunakan bra yang tidak terlalu ketat.
Vitamin D Tekan Risiko Kanker Payudara
Seperti dilaporkan American Journal of Epidemiology, Senin (20/10), pemberian vitamin D dapat menekan kehadiran hormon reseptor kanker, yakni reseptor estrogen (ER) dan reseptor progesteron (PR).
Hormon reseptor dapat dianalogikan sebagai telinga dalam sel payudara yang akan mendengarkan sinyal dari hormon. Ketika sinyal memerintahkan tumbuh, sel kanker akan berkembang pada sel payudara yang mengandung reseptor.
Kanker akan disebut ER-positive ( ER+ ) apabila penyebab berkembangnya adalah akibat adanya reseptor untuk hormone Estrogen. Sementara itu, bila penyebab berkembangnya adalah adanya reseptor untuk hormon progresteron, disebut PR-positive (PR+).
Riset yang mengaitkan asupan vitamin D dengan kehadiran hormon reseptor itu dilakukan oleh Blackmore KM dan rekannya dari Mount Sinai Hospital di Ontario, Kanada.
Riset dilakukan dengan cara membandingkan 758 penderita kanker payudara dan 1.135 partisipan kontrol yang tidak mengidap penyakit tersebut. Para peneliti menemukan bahwa partisipan yang asupan vitamin D-nya tinggi mengalami 26 persen penurunan risiko kanker payudara ER dan PR, dan 21 persen penurunan risiko tumor ER atau PR.
Studi tersebut juga mengindikasikan bahwa vitamin D berkaitan dengan pengurangan risiko kanker payudara tanpa mempedulikan apakah status tumornya ER atau PR.
Vitamin D ditemukan pada jenis makanan, seperti minyak ikan, makanan yang difortifikasi, seperti jus, sereal, dan susu, serta diperoleh dengan cara lain, seperti paparan terhadap sinar matahari

